Breaking News
Flag Counter

Selasa, 11 Juni 2013

Berikan Satu Cahaya Lagi



Berikan satu cahaya lagi

Sendu luka memutar merajut racun tersempit dalam perut bumi
Bayangan menjadi khayalan yang tak bisa ku genggam
Walau tak bisa ku kubur bersama sebutir daun hijau yang tak abadi
Aku mulai mengangkat bumi,mencabut pohon dengan jari manisku
Aku mulai lari diatas air yang dangkal penuh duri dan paku
Yang siap merobek hasrat yang tak bisa aku tarik dengan rantai tangisan


Aku sadar bukan malaikat yang datang bersama kepastiannya
Aku bingung kenapa akar dan duri tak bisa ku pahami?
Aku menangis tapi para putri malu berani menatapku
Aku bahagia namun dia masih menangis karena telah ku tancapkan
Rindu yang tak seharusnya mereka tancapkan,,,

Berikan ku salam agarku bisa lempar mereka-mereka
Ucapkan sayang dengan tanpa palu malaikat di bahumu
Dan sisakanku satu jalan untuk ku menuju keabadian untukmu
Aku tak bisa lukiskan batu lagi
Aku tak bisa warnai langit lagi
Aku tak bisa ukir tawa di pasir bersama jejak-jejak kaki
Sang petualang bumi

Malam semakin lama ketika bola mata tak mau sembunyi
Coba kau tatap mata itu yang penuh air mata
Tertawa bisu melihat merpati yang jatuh dari sarangnya
Dia bingung mencari induknya yang pergi memangsa
Burung – burung pipit yang
Berterbangan tanpa malu dan luka

Kuikatkan bunga untukmu
Namun bunga itu selalu layu mengingat batu
Yang telah aku lemparkan, aku takkan lelah mencari hati
Yang masih sembunyi dalam loronng kegelapan yang telah aku lukis sendiri,

Seribu mawar akan selalu ku perintahkan untuk menemani harimu
Walaupun senyumanmu luntur bersama malamku
Tak ada cahaya lagi untukku?
Sehingga bulan dan bintang  berlarian mnuju tangismu
Berikan ccahayamu lagi agar ku sulap serpihan hatimu
Menjadi penerang untuk bumiku dan dirimu.



M. Zuhry , 04 Juni 2013

Tidak ada komentar:

Posting Komentar




Designed By