Oleh: Ahmad
Fairozi*
Perlu
kiranya kita sadari bersama bahwa Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)
hadir sebagai bagian dari entitas sejarah yang berkembang di Indonesia, PMII
lahir dan didirikan bukan untuk bertahan dalam kurun waktu dua atau sepuluh
tahun kedepan, melainkan PMII lahir dan didirikan untuk terus mengawal proses
transformasi bangsa Indonesia.
Berbagai
macam permasalahan terus bermunculan dan menimpa bangsa Indonesia mulai dari
sejak Indonesia menyatakan kemerdekaannya, sampai saat ini sering kita temui
dalam perjalanan kehidupan kita sehari-hari dan terjadi ditengah-tengah
kehidupan kita bahwa Kemiskinan, kesenjangan sosial, Kolusi Korupsi dan
Nipotisme (KKN), penegakan hukum, konflik yang bernuansa SARA, Demokrasi serta
berbagai macam persoalan yang masih belum saya sebutkan. Sehingga diperlukannya
kesinambungan dan kesamaan perspektif untuk kemudian menata kembali
mentalilitas bangsa Indonesia yang tengah tergoyak ini.
Seyogyanya
kita sebagai bangsa Indonesia yang berdaulat, menjadi teramat penting untuk
bersikap saling menghargai, dan menghormati kepada semua elemen masyarakat
dalam rangka keluar dari berbagai macam persoalan yang sedang bangsa Indonesia
alamai saat ini, sehingga sangat relevan untuk kemudian menciptakan rasa
niasionalisme kita dan mencetak kader yang kompeten seperti tema dalam rangka
Pelantikan dan orasi kebangsaan yang diselenggarakan oleh Pengurus Rayon
Ad-Dakhil tersebut.
Karena
beberapa alasan diataslah, PMII secara Umumnya dan PMII Country secara
khususnya merasa terpanggil untuk menyelesaikan berbagai macam persoalan yang
ada dan menimpa bangsa Indonesia tersebut, namun tanpa terkecuali tetap dalam
garis koridor tatanan Nilai-nilai dan strategi gerakan yang sesuai dan tidak
melenceng dari kaedah dan Cita-cita PMII.
Oleh
sebab-sebab itulah, PMII lahir dan didirikan merupakan sebagian dari entitas
sejarah bangsa Indonesia, maka keharusan kita bersama bahwa tidak akan pernah
melupakan pengalaman kemarin sebagai pelajaran paling berharga yang kemudian
harus dijadikan pisau analisis kita secara bersama untuk kemudian merajut masa
depan yang lebih baik.
“Ilmu dan Bakti Kuberikan, Adil dan Makmur
Kuperjuangkan”
*Disampaikan Ketua Komisariat PMII
Country Unitri dalam rangka memberikan sambutan pada acara Pelantikan dan Orasi
Kebangsaan yang diselenggarakan Oleh Pengurus Rayon Ad-Dakhil dengan tema “
Menggapai Rasa Nasionalisme dan Mencetak Kader yang Kompeten” 18 April 2013 di
Gedung Olah Raga (GOR) Universitas Tribhuwana Tunggadewi Malang.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar